TINJAUAN TINJAUAN MENGENAI HISTORICAL THINKING SKILLS DAN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK PADA JENJANG MENENGAH ATAS
Keywords:
Historical Thinking Skills, Karakteristik, Peserta DidikAbstract
Sejarah adalah cabang ilmu sosial yang mengkaji tentang peristiwa pada masa lampau sebagai hasil dari kebudayaan umat manusia. Namun, lemahnya pemahaman faktual, representasi sejarah, dan metodologi penyapaian yang kurang tepat menyebabkan mata pelajaran ini dianggap sangat membosankan. Pada dasarnya penelitian ini bertujuan untuk memberi wawasan terkait penguatan historical thinking skills yang didasarkan pada karakteristik peserta didik. Lebih lanjut penelitian ini termasuk katogeori library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana pengumpulan data didasarkan pada literatur yang berkaitan dengan konteks kajian masalah. Pada dasarnya keterampilan berpikir kritis merupakan ciri dari masyarakat global yang multikultural, oleh karenanya melalui keterampilan ini diharapkan mampu membekali peserta didik dalam menghadapi beragam kompleksitas. Sedangkan untuk jenjang SMA, historical thinking skills merupakan aspek yang harus senantiasa dikembangkan dalam proses pembelajaran dengan memperhatikan beberapa ciri peserta didik meliputi perkembangan aspek fisik, kognitif, serta psikososial. Atas dasar itu melalui kolaborasi antara historical thinking skills dengan karakter peserta didik merupakan langkah sentral dalam upaya menumbuhkan pengetahuan tentang fakta sejarah dan hubungan sebab akibat, membangun logika yang kuat untuk memahami peristiwa sejarah, serta menumbuhkan sikap bijak melalui pelajaran yang diambil dari peristiwa di masa lampau.
References
Ardhana. (1999). Sambutan Promotor Malang Pada Ujian Akhir Drs. Binsar Panjaitan, M.Pd. Malang: Universitas Negeri Malang.
Asrori, Mohamad. (2008). Memhami dan Membntu Perkmbangan Siswa. Pontianak: Untan Press.
Frederick, William and Sutoso, Soeri. (2017). Pemahman Sejarah Indonesia Sebelum dan Seudah Revolusi. Jakarta: LP3ES.
Hanurawan, Fattah. (n.d.). Karakteristik Psikologi Siswa dan Pengembangan Metode Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Nilai, Vol. 42, No. 2.
Harada, Tomohito. (2005). Cosistency of History Curriculum in Primary and Secndary School. Jurnal Studi Sosial, Vol. 1.
Hasan, Hamid. (2011). Pendidikan Sejarah: Orientasi dan Strategi Pedagogis. Makalah Konferensi Nasional Sejarah IX. Jakarta.
Hurlock, Elizabeth. (2011). Psikologi Prkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rntang Kehdupan. Jakarta: Erlangga.
Isjoni. (2007). Pembelajaran Sejarah Pada Satuan Pendidikan. Bandung: Alpabeta.
Kartodirjo, Sartono. (1993). Pendekatan Ilmu Sosial Dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Moll, L.C. (2012). Vygotsky and Education: Instructional Implications and Applications of Socio Historical Psychology. Cambridge: Cambridge University Press.
Nurjanah, Wulan. (2020). Historical Thinking Skills and Crtical Thiking Skills. Jurnal Historika. Jurnal Historika, Vol. 23, No. 1.
Ratrioso, Imam. (2008). Remaja Unggul Kamukah Itu. Jakarta: Nobel Edumedia.
Scott, Waring and Robinson. (2010). Developing Critical and Historical Thinking Skills in Middle Grades Social Studies. Middle School Journal, Vol. 42, No. 1.
Seixas, Peter. (2017). A Model of Historical Thinking. Education Philosophy and Theory, Vol. 49, No. 6.
Seixas, Peter and Morton, Tom. (2012). The Big Six Historical Thinking Concepts. Toronto: Nelson Education Ltd.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Syamsuddin, Helius. (2007). Penulisan Buku Teks Sejarah Lokal Dalam Buku Sejarah Lokal dan Pembelajaran di Sekolah. Bandung: Salamaian Press.
Wineburg, Sam. (2006). Historical Thinking and Other Unnatural Act Charting the Future of Teaching the Past. Yayasan Obor Indonesia.
Yusuf, Syamsu dan Sugandhi, Nani. (2018). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Rajawali Press.
Zed, Mestika. (1999). Metodologi Sejarah. Padang: FIS Universitas Negeri Padang.
Download Template
Turnitin
Grammarly
Mendeley 

